unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Vonis Bersalah untuk Duane Davis dalam Kasus Tupac Shakur
Hiburan

Vonis Bersalah untuk Duane Davis dalam Kasus Tupac Shakur

Duane Davis di ruang sidang
Vonis Bersalah untuk Duane Davis dalam Kasus Tupac Shakur
A A Ukuran Teks16px

Dewan juri di Las Vegas menyatakan Duane 'Keffe D' Davis bersalah sebagai dalang pembunuhan rapper Tupac Shakur pada 1996.

Keputusan itu dibacakan pada Senin (31/8) waktu Amerika Serikat setelah juri menilai Davis terbukti melakukan pembunuhan menggunakan senjata mematikan untuk mendukung geng kriminal.

Davis yang kini berusia 63 tahun terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup.

Musyawarah juri berlangsung sekitar tiga jam setelah persidangan yang berjalan berminggu-minggu di Las Vegas.

Jaksa dan polisi menyebut Davis mendalangi penembakan dari dalam kendaraan yang menewaskan Shakur pada 7 September 1996.

Mereka meyakini pelaku tembakan adalah keponakan Davis, Orlando 'Baby Lane' Anderson, atau pria lain di kursi belakang mobil.

Jaksa Binu Palal dalam argumen penutup mengatakan kasus ini dipenuhi bukti tidak langsung dan kesaksian yang saling menguatkan.

Palal juga merujuk pernyataan Davis selama bertahun-tahun ke media dan memoarnya yang menunjukkan keterlibatannya.

"Selama hampir 18 tahun, Duane Davis telah mengatakan kepada polisi, televisi, buku, pewawancara YouTube—kepada siapa pun yang mau mendengarkan—bahwa dialah yang bertanggung jawab atas pembunuhan Tupac Shakur," ujar Palal.

Sementara itu, pengacara Davis, Michael Sanft, berargumen bahwa satu-satunya bukti hanyalah pengakuan kliennya yang tidak dapat dianggap sebagai bukti nyata.

"Kita harus bertanya pada diri sendiri pada titik ini: Mengapa kita berada di sini 30 tahun kemudian jika Duane Davis sebenarnya sudah mengaku—benar-benar mengaku?"

ujarnya.

Vonis dan Latar Peristiwa

Setelah putusan juri, Davis dijadwalkan menerima vonis dari hakim pada 13 Oktober.

Selama menunggu vonis, ia ditahan tanpa jaminan dan berencana mengajukan banding.

Pada malam 7 September 1996, Tupac Shakur ditembak empat kali menggunakan pistol Glock . 22 saat mobilnya berhenti di lampu merah di Paradise, Nevada.

Tembakan berasal dari sebuah Cadillac putih yang memepet kendaraan Shakur yang dikemudikan bos labelnya, Marion 'Suge' Knight.

Peluru mengenai dada, lengan, dan paha Shakur, sementara satu peluru menyerempet kepala Knight.

Shakur meninggal dunia enam hari kemudian akibat luka-lukanya.

Kasus ini menjadi salah satu kejahatan tak terpecahkan dan paling menggemparkan di dunia musik.

Davis sebelumnya sesumbar atas perannya dalam kasus ini, termasuk dalam dokumenter BET 'Death Row Chronicles' pada 2018.

Dalam acara itu, ia mengisyaratkan senjata pembunuh dioper dari kursi belakang Cadillac putih, namun enggan menyebut identitas orangnya.

"Saya akan tetap memegang teguh kode etik jalanan," ujar Davis, "Senjata itu datang dari kursi belakang, kawan."

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru