Apa Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air 7C2216? Hingga Sebabkan 28 Tewas, Begini Kronologinya
Apa Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air 7C2216? Hingga Sebabkan 28 Tewas, Begini Kronologinya
Kecelakaan Pesawat Jeju Air 7C2216: 28 Tewas Setelah Pesawat Kehilangan Kendali di Bandara Muan
Pada pagi hari ini, Sabtu, 29 Desember 2024, dunia penerbangan kembali digemparkan dengan tragedi kecelakaan pesawat. Pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C2216, yang terbang dari Bangkok menuju Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, mengalami insiden fatal yang menewaskan 28 orang dari total 181 orang yang berada di dalam pesawat. Kejadian ini pun menjadi sorotan publik, terutama setelah video detik-detik jatuhnya pesawat beredar luas di media sosial.
Kronologi Kecelakaan Pesawat Jeju Air
Insiden mengerikan ini terjadi sekitar pukul 09:03 waktu setempat, saat pesawat yang sudah mendekati landasan pacu tiba-tiba kehilangan kendali. Sebuah akun Twitter yang mengunggah informasi tersebut, @tang__kira, menyebutkan bahwa pesawat mengalami gangguan teknis yang menyebabkan hilangnya kendali. Roda pendaratan atau landing gear dilaporkan gagal berfungsi dengan baik, membuat pesawat tidak bisa mendarat dengan sempurna.
Penyebab kegagalan roda pendaratan ini kemudian membuat pesawat menyimpang dari jalur pendaratan yang seharusnya dan akhirnya menabrak pagar luar bandara. Benturan keras yang terjadi menyebabkan pesawat terbakar, memicu kepanikan hebat di sekitar lokasi kejadian.
"Saat pesawat mendekati landasan, ia terlihat terombang-ambing. Kemudian terdengar suara ledakan keras, disusul kobaran api yang membesar," ungkap salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Identitas Penumpang dan Data Kecelakaan
Pesawat yang terlibat dalam kecelakaan ini diproduksi pada tahun 2009 dan telah beroperasi selama lebih dari 15 tahun tanpa catatan kecelakaan besar sebelumnya. Dalam penerbangan dari Bangkok menuju Muan ini, pesawat mengangkut total 181 orang, yang terdiri dari 175 penumpang dan 6 awak pesawat. Dari jumlah tersebut, 28 orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk beberapa penumpang dan awak kabin.
Menurut laporan yang diterima, 2 orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, meski mengalami luka-luka serius. Sementara itu, lebih dari 80 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang terus membakar pesawat dan melakukan upaya penyelamatan.
Update Terbaru
Apa gabungan BoBoiBoy Sopan? Hadir sebagai Fusi Strategis dengan Kendali Angin dan Energi Cahaya
Selasa / 28-04-2026, 14:59 WIB
Kurikulum Berbasis Cinta Perkuat Pendidikan Karakter di Madrasah
Selasa / 28-04-2026, 14:47 WIB
Profil Donny Sucahya Pengusaha Digital dan Kisah Pernikahannya dengan Velia Christy
Selasa / 28-04-2026, 09:09 WIB
Kronologi Karyn Putri Viral di IKEA dan Perdebatan Soal Etika Self Service
Selasa / 28-04-2026, 09:07 WIB
Perbedaan SPMT dan SK CPNS Ini Fungsi yang Sering Membingungkan Peserta
Selasa / 28-04-2026, 09:05 WIB
Makna Disiden yang Diucapkan Prabowo ke Rocky Gerung Jadi Perbincangan Publik
Selasa / 28-04-2026, 09:03 WIB
Jin Xiu Ren Sheng Mod Apk 2026 Jadi Buruan Gamer, Ini Penjelasan Fitur dan Risikonya
Selasa / 28-04-2026, 09:02 WIB
Kronologi Penyebab Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Berawal dari Taksi Mogok di Rel
Selasa / 28-04-2026, 09:02 WIB
Arti Against The World Viral di TikTok serta Panduan Ikut Tren Video Kebersamaan
Selasa / 28-04-2026, 08:42 WIB
Nama The Hacktivist Group 313 Mendadak Ramai Setelah eBay Down
Selasa / 28-04-2026, 08:34 WIB
Strava Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Komuter Sepeda hingga Generasi Paling Rajin Bersepeda
Senin / 27-04-2026, 19:00 WIB
Polisi Tutup Daycare Little Aresha Sorosutan Setelah Dugaan Kekerasan Anak Mencuat
Sabtu / 25-04-2026, 08:33 WIB
Kronologi Link Video Bandar Membara Batang, Awas Risiko Penyebaran Konten Pribadi
Jumat / 24-04-2026, 15:21 WIB
Lookism Chapter 604 Bahasa Indonesia English raw, Hadiah Park Jinyoung
Kamis / 23-04-2026, 20:14 WIB





