unique visitors counter
⌂ Beranda › News › UNAND Jamin Perlindungan dan Keberlanjutan Pendidikan Korban Kekerasan
News

UNAND Jamin Perlindungan dan Keberlanjutan Pendidikan Korban Kekerasan

Gedung Rektorat Universitas Andalas
Gedung-gedung di Kyiv rusak akibat serangan rudal Rusia.
A A Ukuran Teks16px

Universitas Andalas (UNAND) Sumatera Barat berkomitmen penuh untuk memberikan perlindungan dan menjamin keberlanjutan pendidikan bagi mahasiswa yang menjadi korban kekerasan.

Rektor UNAND, Prof. Dr. Yuliandri, menegaskan bahwa universitas memiliki mekanisme untuk menangani kasus kekerasan yang menimpa mahasiswanya.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa korban kekerasan tidak terhalang dalam menempuh pendidikan mereka.

Perlindungan Mahasiswa Korban Kekerasan

UNAND berupaya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika.

Setiap laporan mengenai kekerasan akan ditindaklanjuti dengan serius dan profesional.

Universitas menyediakan berbagai bentuk dukungan, baik dari segi akademis maupun psikologis, bagi korban.

Tujuannya adalah agar korban dapat kembali fokus pada studi mereka tanpa rasa takut atau terancam.

Keberlanjutan Pendidikan

Selain perlindungan, UNAND juga memastikan bahwa proses pendidikan korban tidak terganggu.

Ini mencakup penyesuaian akademik jika diperlukan, seperti perpanjangan tenggat waktu tugas atau ujian.

UNAND bertekad agar tidak ada mahasiswa yang terpaksa berhenti kuliah akibat menjadi korban kekerasan.

Komitmen ini sejalan dengan upaya UNAND untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berintegritas dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru