Warga Venezuela masih mencari korban selamat di bawah reruntuhan bangunan pada Kamis (26/6) setelah dua gempa bumi kuat mengguncang wilayah utara negara itu.
Otoritas setempat melaporkan sedikitnya 188 orang tewas dan lebih dari 200 orang terjebak.
Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo terjadi pada Rabu malam waktu setempat.
Ini merupakan salah satu gempa terkuat di Venezuela dalam lebih dari satu abad dan terasa hingga ke wilayah Brasil.
Sekitar 1.500 orang dilaporkan terluka dan ribuan lainnya hilang. Bangunan-bangunan dievakuasi hingga jauh di Amazon Brasil.
Wilayah Pesisir Paling Parah Terdampak
Wilayah pesisir La Guaira, di utara ibu kota Caracas, mengalami kerusakan dan korban jiwa terparah. Bandara utama negara itu rusak dan ditutup, mempersulit upaya bantuan.
Seorang guru pensiunan, Juan Alberto Mendaño, merangkak melewati reruntuhan di La Guaira dan melihat seorang wanita terjebak yang memberi isyarat minta tolong.
"Semoga Tuhan menyelamatkannya secepat mungkin," katanya.
Otoritas Venezuela mengalihkan tim penyelamat dari daerah lain ke La Guaira. Wilayah ini pernah dilanda bencana alam sebelumnya, termasuk tanah longsor pada 1999 yang menewaskan ribuan orang.
Bantuan Internasional Mulai Berdatangan
Presiden Pelaksana Delcy Rodríguez menyatakan keadaan darurat dan membentuk dana rekonstruksi senilai 200 juta dolar AS untuk rumah sakit dan rumah yang rusak.
Ia juga meminta perusahaan menyediakan alat berat untuk operasi penyelamatan.
Berbagai negara, termasuk Meksiko, Qatar, Brasil, Spanyol, Portugal, Kanada, dan Amerika Serikat, menawarkan bantuan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pihaknya segera mengirim tim pencari dan penyelamat serta bantuan medis.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan tim pencari dan penyelamat tinggal beberapa jam lagi tiba di lokasi.
Rodríguez meminta warga tidak kembali ke rumah yang rusak struktural. Di pusat kota Caracas, ratusan orang menghabiskan malam di taman dan tempat terbuka karena takut bangunan runtuh.
Sebagian ibu kota kehilangan aliran listrik dan layanan telepon seluler. Layanan kereta bawah tanah dihentikan dan pasokan gas alam diputus.
Kelas di sekolah juga ditiadakan selama beberapa hari.
Keluarga mulai memasang selebaran orang hilang dengan foto orang yang mereka cintai. Warga Venezuela di luar negeri berjuang menghubungi kerabat.
Survei Geologi AS (USGS) mencatat gempa pertama berkekuatan 7,2 SR di barat Moron, sekitar 170 km barat Caracas, dengan kedalaman 22 km.
Semenit kemudian, gempa kedua 7,5 SR terjadi dengan kedalaman 10 km dan episenter 16 km barat daya Moron.
Ahli geofisika Marcos Ferreira dari Survei Geologi Brasil mengatakan kombinasi dua gempa berturut-turut dengan gerakan seismik dangkal memperparah kerusakan.
"Seperti saya berteriak lalu orang lain ikut berteriak. Itu memperkuat getaran dan menambah potensi bahaya," jelasnya.