Sebuah ledakan dari alat peledak melukai tiga orang di sebuah bangunan residensial di Monako pada Senin malam. Pelaku kemudian melarikan diri ke Prancis.
Pihak berwenang setempat mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat di pintu masuk sebuah kediaman dekat perbatasan Prancis.
>>> Warga Desa Suriah Selatan Cemas Usai Insiden Tentara Israel
Dua orang dewasa dan seorang anak dilarikan ke rumah sakit di Prancis.
Menteri Negara Monako Christophe Mirmand menyebut ledakan itu sebagai tindakan yang tidak biasa. Ia mengatakan pelaku diidentifikasi melalui rekaman pengawasan di Monako dan kota tetangga Beausoleil, Prancis.
Pangeran Albert II dari Monako menyebut insiden itu sebagai "tindakan keji" dan mengatakan seluruh layanan negara dikerahkan untuk memastikan keamanan.
>>> LPSE Pendidikan 2026: Panduan Daftar dan Ikut Tender Pengadaan
Motif serangan masih dalam penyelidikan.
Media Prancis dan Ukraina melaporkan bahwa salah satu korban adalah taipan konstruksi asal Ukraina, Vadym Iermolaiev.
Ukrainska Pravda menyebut Iermolaiev menjadi sanksi Ukraina pada 2023 karena hubungannya dengan Rusia.
>>> Cara Login SimPKB 2026 Terbaru, Begini Langkah Mudahnya untuk Guru
Polisi Prancis saat ini mencari pelaku dan mendukung penyelidikan. Seorang pejabat polisi nasional Prancis enggan memberikan rincian lebih lanjut.