Kementerian Keuangan melaporkan posisi kewajiban pemerintah, termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang, mencapai Rp11.527,29 triliun per 31 Desember 2025.
Angka ini meningkat Rp1.258,27 triliun atau 12,25% dibanding posisi kewajiban pemerintah per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp10.269,02 triliun.
>>> Nonton Gratis Piala Dunia 2026 Babak Gugur di TVRI Sport Live
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal tersebut dalam laporan keterangan pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan APBN 2025.
"Total aset pemerintah mencapai Rp14.600,98 triliun per Desember 2025.
>>> Cara Daftar Akun Belajar.id 2026, Ini yang Wajib Diketahui Guru dan Siswa
Angka ini naik Rp908,62 triliun atau 6,64% dari total aset yang sebesar Rp13.692,37 triliun per 31 Desember 2024," ujar Purbaya, dikutip Kamis (2/7/2026).
Dengan total aset dan kewajiban tersebut, total ekuitas pemerintah tercatat Rp3.073,69 triliun atau menyusut Rp349,65 triliun (10,21%) dibanding Rp3.423,35 triliun per 31 Desember 2024.
>>> Perbedaan PKWT dan PKWTT 2026: Panduan Lengkap Sebelum Teken Kontrak Kerja
"Hal ini mencerminkan kekayaan bersih negara dan kapasitas fiskal yang dimiliki untuk mendukung agenda pembangunan secara berkelanjutan," ujar Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR, dikutip Kamis (2/7/2026).
