unique visitors counter
⌂ Beranda News Kemensos Tambah 1.000 Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat di Jakarta

Kemensos Tambah 1.000 Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat di Jakarta

Kemensos Tambah 1.000 Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat di Jakarta
Ilustrasi: Kemensos Tambah 1.000 Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Sosial (Kemensos) menambah 1.000 kuota peserta didik baru Sekolah Rakyat di Jakarta pada tahun ajaran 2026.

Hal itu diungkapkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam open house orang tua calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Juli 2026.

>>> IHSG Tembus Resistance 5.800, Saham Industri dan Barang Baku Pendorong Utama

Menurut Saifullah, penambahan tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk anak jalanan.

"Jadi ini yang ada di sekolah rakyat, Pak Gubernur. Insyaallah tahun ini Presiden ingin bekerja sama dengan kita semua untuk khusus DKI Jakarta.

Ada penambahan seribu siswa khusus DKI Jakarta," kata Saifullah.

in2

Ia menjelaskan, kapasitas Sekolah Rakyat di berbagai daerah hanya menampung sekitar 270 siswa per sekolah setiap tahun, yang terbagi menjadi 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat saat ini sebanyak 45 ribu peserta didik.

"Tahun depan lebih dari 100 ribu. Tahun 2028 mendekati 200 ribu.

>>> Trafik Kapal LNG Qatar via Hormuz Berlanjut Usai Jeda Singkat

Seterusnya sampai 2029 insya Allah akan ada 500 ribu siswa sekolah rakyat. Itu semua diselenggarakan kerjasama antara pusat dengan daerah," tuturnya.

Menurutnya, kondisi sebagian siswa Sekolah Rakyat sebelum masuk dinilai memprihatinkan. Sejumlah siswa hanya bisa makan sekali dalam sehari karena keterbatasan ekonomi keluarga.

"Bahkan ada salah satu siswa sekolah rakyat di sini pak Pramono. Ini ada kepala sekolahnya yang bisa makan dua kali saja sudah bersyukur.

Seringkali mereka makan hanya sekali sehari.

Tapi dengan program ini Alhamdulillah bisa dijangkau dan bisa dibantu untuk memiliki masa depan yang lebih baik," ucapnya.

Ia juga menjelaskan lulusan Sekolah Rakyat akan diberikan berbagai pilihan untuk melanjutkan masa depan mereka.

>>> PLN Tambah Pasokan Listrik untuk Data Center MoraRepublic di Jakarta

Siswa lulusan SD diwajibkan melanjutkan ke jenjang SMP, sedangkan lulusan SMP yang memiliki prestasi tinggi dapat melanjutkan pendidikan ke Sekolah Garuda maupun tetap melanjutkan ke Sekolah Rakyat.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot