PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadikan Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan bisnis dalam fase transformasi yang sedang berjalan.
Jika sebelumnya BTN dikenal sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan, kini perseroan memperluas cakupan dengan menyasar berbagai sektor produktif melalui pendekatan ekosistem yang lebih terintegrasi.
>>> BEI Cabut Status HSC LUCY Usai Pengendali Jual Barang
Strategi ini sejalan dengan perkembangan ekonomi Jawa Barat yang menjadi salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional.
Kawasan industri, sektor perhotelan, restoran, kafe, hingga transaksi perbankan menjadi fokus baru BTN dalam memperluas pangsa pasar.
Fokus pada Karakteristik Wilayah
Regional Office Head BTN Kantor Wilayah Jawa Barat, Asvianti Handaru, mengatakan bahwa Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan perusahaan.
"BTN pertumbuhannya memang difokuskan ke Jawa Barat. Dulu fokus kami hanya di sektor perumahan.
Sekarang kami sudah bertransformasi dan menyasar seluruh industri," kata Asvianti di Bandung, Sabtu (4/6).
BTN membagi wilayah operasional Jawa Barat berdasarkan karakteristik ekonomi masing-masing daerah.
Wilayah Jabar 1 yang meliputi Bekasi Raya hingga Karawang difokuskan untuk menggarap kawasan industri yang berkembang pesat sebagai pusat manufaktur nasional.
Sementara itu, wilayah Jabar 2 yang mencakup Bandung Raya hingga Cirebon diarahkan untuk memperkuat pembiayaan dan layanan bagi sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe) yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pendekatan Ekosistem
Menurut Asvianti, strategi tersebut tidak berhenti pada pemberian fasilitas pembiayaan semata.
BTN ingin menjadi bagian dari seluruh kebutuhan bisnis para pelaku usaha melalui pembangunan ekosistem layanan yang saling terhubung.
"Misalnya di industri hotel, kami tidak hanya memberikan fasilitas kredit, tetapi juga layanan transaksinya. Seluruh kebutuhan ekosistemnya kami upayakan dapat dilayani oleh BTN," ujar Asvianti.

