Karena itu, BTN terus memperkuat layanan digital serta membangun ekosistem yang memungkinkan seluruh kebutuhan transaksi dilakukan dalam satu platform.
"Tujuan kami bukan hanya meningkatkan keuntungan bank, tetapi juga memastikan seluruh kebutuhan transaksi nasabah dapat dilakukan melalui ekosistem BTN," jelasnya.
Ke depan, BTN juga akan memperluas pembiayaan ke berbagai sektor produktif seperti usaha mikro, kecil, menengah, hingga Small and Medium Industries yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan cukup besar di Jawa Barat.
Perseroan melihat sektor ekonomi kreatif, khususnya di Bandung, juga memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang apabila didukung akses pembiayaan yang memadai.
Menurut Asvianti, Bank Indonesia saat ini tengah menyiapkan regulasi yang akan mempermudah pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif.
"Harapannya, sektor ini bisa lebih mudah memperoleh akses pembiayaan sehingga potensinya dapat berkembang lebih optimal," terangnya.
Melalui strategi tersebut, BTN berharap transformasi bisnis yang dijalankan mampu memperkuat posisi perseroan sebagai bank yang tidak hanya unggul pada sektor perumahan, tetapi juga menjadi mitra utama berbagai sektor ekonomi produktif.
>>> AS dan China Sulit Sepakati Bentuk Hubungan Masa Depan
Pendekatan berbasis ekosistem diyakini akan memperluas peluang pertumbuhan sekaligus meningkatkan kontribusi BTN terhadap pembangunan ekonomi Jawa Barat dan Indonesia.
