Pengiriman minyak dan gas melalui jalur yang dilindungi AS di Selat Hormuz mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Minggu, 6 Juli 2026.
Sehari sebelumnya, sejumlah kapal berbalik arah dan mengambil rute memutar yang tidak dapat dijelaskan di koridor energi vital tersebut.
>>> Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 6 Juli 2026, Simak Titik Lokasinya
Enam kapal pengangkut minyak dan gas terlihat berlayar di rute yang melintasi dekat pantai Oman, berdasarkan pengamatan.
Banyak kapal diketahui melintas dengan transponder dimatikan untuk menghindari deteksi digital.
Angkatan laut negara-negara Barat menyatakan lalu lintas tetap berlangsung, namun risiko ancaman masih signifikan.
>>> Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 6 Juli 2026, BMKG: Cerah Berawan
Bagian tengah selat tersebut telah dipasang ranjau. Dua kapal tanker kecil lainnya keluar dari Teluk Persia dengan berlayar lebih dekat ke Iran.
Pasar minyak sangat memperhatikan pergerakan di Selat Hormuz, sebuah tugas yang semakin sulit karena kapal berusaha menghindari perhatian militer Iran.
Selama Jumat dan Sabtu, setidaknya delapan kapal terlihat berbalik arah saat melintasi rute Oman.
>>> Sembunyi di Atas Plafon Rumah Pacar, Pelaku Curanmor Jatuh dan Diciduk Polisi di Bogor
Empat di antaranya kemudian melanjutkan pelayaran ke utara menuju rute Iran dan keluar dari selat tersebut.
