Jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz di sepanjang pantai Oman mengalami penurunan drastis pada Minggu, 5 Juli 2026.
Penurunan ini terjadi sehari setelah beberapa kapal yang keluar melalui rute tersebut tiba-tiba berbalik arah.
>>> Kuota Siswa Sekolah Rakyat di Lebak Habis, 270 Calon Siswa Diterima
Situasi ini menggarisbawahi upaya Iran yang terus berlanjut untuk mempertahankan kendalinya atas jalur air strategis tersebut.
Kapal Berbalik Arah dan Upaya Baru
Satu kapal tanker produk yang berbalik arah pada Sabtu tampaknya melakukan upaya baru dengan berlayar melewati ujung semenanjung Musandam di Oman.
Sebelumnya, sebuah kapal tanker produk melintasi rute yang sama secara terbuka dengan memberi sinyal niatnya, dan kini menyiarkan posisinya di Teluk Oman.
>>> Menteri LH Tinjau Pemadaman TPA Jatiwaringin, Titik Api Tersisa 3,6 Persen
Kapal-kapal lain memilih untuk melintas di malam hari.
Satu kapal pengangkut minyak mentah Suezmax muncul di Teluk Oman setelah terakhir kali menyiarkan posisinya dari dalam Teluk Persia pada Sabtu.
Delapan Kapal Berbalik Arah
Selama Jumat dan Sabtu, setidaknya delapan kapal terlihat berbalik arah saat berlayar melalui Selat Hormuz di sepanjang rute Oman.
>>> Australia Konfirmasi Total 6 Kasus Flu Burung H5 yang Mematikan
Empat di antaranya kemudian melanjutkan perjalanan ke utara menuju rute Iran dan meninggalkan selat tersebut.
