Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan metode injeksi atau suntik air untuk memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyatakan metode ini diterapkan untuk mempercepat penanganan kebakaran yang telah berlangsung sejak Selasa, 30 Juni 2026.
>>> Jumlah Kapal Lintasi Selat Hormuz di Pantai Oman Anjlok
"Jadi sistem inject ini nanti, dibuat pipa dan dilakukan di titik-titik api yang ada di TPA Jatiwaringin," kata Djohan pada Minggu, 5 Juli 2026.
Pelaksanaan Injeksi Air oleh Petugas Gabungan
Penyuntikan air melalui pipa ke titik api akan dilakukan oleh petugas gabungan, termasuk Damkar dan Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan.
>>> Gaji RT 2026 Resmi Diumumkan, Ini Nominal Terbaru di Semua Daerah
Sebanyak 30 personel dikerahkan, termasuk dari Manggala Agni yang telah berpengalaman dengan metode tersebut. "Insyaallah dari siang tadi sudah mulai aksi," ucap Djohan.
Selain injeksi air, penyiraman dari udara menggunakan helikopter tetap dilakukan. Dua helikopter MI-8AMT dioperasikan dengan kantung air berkapasitas 4.000 liter.
>>> Aplikasi Revitalisasi Sekolah 2026 Resmi Dibuka, Begini Cara Sekolah Ajukan Bantuan
Djohan menambahkan bahwa pada pagi hari angin tidak terlalu kencang, sehingga petugas dapat memaksimalkan kerja dari pagi hingga malam.
