Jogye Order, sekte Buddha terbesar di Korea, akan mengadakan serangkaian acara untuk mempromosikan budaya dan kuliner Buddhis Korea di sela Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-48 di Busan.
Sidang tersebut akan berlangsung dari 19 hingga 29 Juli di kota pelabuhan Busan, Korea Selatan.
>>> Hwang Shin-hye di Usia 63 Tahun Tampil Muda dengan Bikini, Ini Rahasianya
Jogye Order akan mendirikan berbagai stan yang menyoroti warisan budaya UNESCO, seperti Tripitaka Koreana—koleksi blok kayu cetak Buddhis—dan Kuil Tongdo yang terdaftar dalam klasifikasi 'Sansa, Biara Gunung Buddhis di Korea'.
Acara Kuliner dan Kunjungan Lapangan
Sebagai bagian dari acara, Jogye Order berencana mengundang delegasi yang hadir dalam sidang UNESCO untuk makan malam masakan Buddhis di Kuil Beomeo di Busan.
>>> MU:DS Catat Penjualan Semester Pertama Tertinggi, Tembus Rp 326 Miliar
Untuk para peserta sidang, akan diadakan acara 'K-dessert day' yang menampilkan makanan penutup dan makanan ringan khas Buddhis.
>>> Kepala KHS: Kolaborasi Internasional Kunci Pelestarian Warisan Budaya
Jogye Order juga akan mengatur kunjungan lapangan ke situs warisan UNESCO dan kuil-kuil tradisional di Busan dan kota-kota sekitarnya, termasuk Kuil Tongdo, Bulguk, dan Haein.

