unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Kepala KHS: Kolaborasi Internasional Kunci Pelestarian Warisan Budaya

Kepala KHS: Kolaborasi Internasional Kunci Pelestarian Warisan Budaya

Kepala KHS: Kolaborasi Internasional Kunci Pelestarian Warisan Budaya
Ilustrasi: Kepala KHS: Kolaborasi Internasional Kunci Pelestarian Warisan Budaya
A A Ukuran Teks16px

Pelestarian warisan budaya bukanlah tugas satu negara, melainkan membutuhkan kolaborasi internasional.

Hal itu disampaikan Huh Min, administrator Korea Heritage Service (KHS), dalam wawancara dengan The Korea Times di Daejeon, 29 Juni lalu.

>>> Resensi Buku: 'Behind Five Willows' Padukan K-Drama dengan Sentuhan Jane Austen

Menurut Huh, perusakan aset budaya disebabkan oleh perang dan perubahan iklim yang berdampak global. Ia mencontohkan konflik di Afghanistan, Ukraina, Mesir, dan Timur Tengah yang menghancurkan warisan budaya.

Korea Selatan akan menjadi tuan rumah dan ketua sesi ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO di Busan bulan ini.

Huh menilai acara ini sebagai peluang menjadikan Korea sebagai "pengatur agenda global" dalam inisiatif kolaborasi.

in2

"Pada pertemuan ini, filosofi inti yang ingin kami tekankan adalah 'perdamaian' dan 'kolaborasi' melalui warisan dunia.

Sebagai negara tuan rumah dan ketua, kami bertujuan menyajikan visi ini melalui 'Deklarasi Busan'," ujar Huh.

Ini adalah pertama kalinya Korea menjadi tuan rumah sesi tahunan sejak bergabung dengan Konvensi Warisan Dunia pada 1988.

Komite telah menetapkan tujuan strategis yang disebut "5C" — kredibilitas, konservasi, pengembangan kapasitas, komunikasi, dan komunitas.

Huh menambahkan "kolaborasi" ke dalam daftar tersebut.

Ia menekankan bahwa UNESCO selama ini hanya menetapkan aset sebagai "warisan dalam bahaya", tetapi masalah seperti naiknya permukaan laut di Kepulauan Pasifik Selatan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh satu negara.

Teknologi Restorasi dan Bantuan Internasional

Korea memiliki teknologi restorasi kelas dunia. Huh mengatakan Korea memanfaatkan keahliannya melalui bantuan internasional untuk berada di garis depan kebijakan warisan global.

Mulai tahun ini hingga 2030, Korea meluncurkan proyek bantuan pembangunan resmi untuk memperkuat pelestarian dan pengelolaan di Machu Picchu.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot