Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Telkom membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global.
>>> Rudal Iran Hantam Kapal di Hormuz, Uji Perjanjian Damai dengan AS
"Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat.
Kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global," ujar Seno.
Menurutnya, Telkom berperan sebagai orchestrator yang mempertemukan dunia akademik, industri, pemerintah, dan mitra global. Hal ini untuk mempercepat lahirnya inovasi serta memperkuat daya saing nasional.
Senior Vice Provost NUS, Prof. Bernard C Y Tan, menyambut baik kerja sama ini.
Ia meyakini kemitraan ini akan membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, dan riset bersama yang menjawab tantangan regional dan global.
Rektor TelU, Prof. Dr. Suyanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi TelU.
"Indonesia masih membutuhkan lebih banyak talenta digital untuk mendukung transformasi digital dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
>>> Rekrutmen Dosen ITB 2026 Resmi Dibuka, Ini Formasi dan Jadwal Terbarunya
Melalui kemitraan dengan NUS, kami ingin menghadirkan program nyata, mulai dari pertukaran akademik hingga penelitian bersama," tutup Suyanto.
