Kisah-kisah ini akan menjadi bagian dari Arsip Hidup online, melestarikan pengalaman manusia yang beragam dan mendorong diskusi tentang identitas, representasi, martabat, dan etika AI.
Koleksi potret pertama dijadwalkan dirilis secara online pada awal Agustus 2026.
>>> Honor Robot Phone Dikabarkan Meluncur Agustus 2026
Filosofi Humanæ Angélica Dass
Angélica Dass dikenal melalui proyek Humanæ yang menantang gagasan tradisional tentang ras dengan menyajikan warna kulit sebagai spektrum berkelanjutan, bukan kategori tetap.
Menurut Dass, fotografi harus memberi orang kesempatan untuk mengomunikasikan kisah mereka sendiri, karena identitas bersifat terbuka, berlapis, dan terus berkembang.
Karyanya telah ditampilkan di UNESCO dan Forum Ekonomi Dunia, sementara TED Talk-nya pada 2016 telah ditonton lebih dari dua juta kali.
Teknologi Pendukung
Semua potret dalam proyek ini diambil menggunakan TECNO CAMON 50 Ultra yang didukung teknologi pencitraan Universal Tone.
Diperkenalkan pada 2023, Universal Tone menggunakan pencitraan spektrum penuh berbasis AI dan mendukung reproduksi akurat 372 warna kulit dengan salah satu basis data warna kulit terbesar di industri.
Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan fotografi potret yang lebih alami dengan mengurangi masalah seperti kecerahan berlebih atau kurang pencahayaan pada berbagai warna kulit.
Kenya sebagai Titik Awal
TECNO memilih Kenya sebagai tujuan pertama proyek karena populasi mudanya, ekosistem teknologi yang berkembang, dan reputasinya sebagai 'Silicon Savannah'.
Potret pertama menampilkan pengusaha, petani, seniman, penari, dan kreator sehari-hari, menekankan bahwa tidak ada individu yang boleh direduksi menjadi stereotip.
Salah satu peserta pertama adalah Alexander Odhiambo, salah satu pendiri Solutech Limited, yang percaya bahwa orang harus memiliki kebebasan untuk menulis kisah mereka sendiri.
>>> QCY Luncurkan MeloBuds N65 dengan ANC 60dB, Audio Spasial, dan Baterai 50 Jam
Setelah Kenya, inisiatif ini akan meluas ke Filipina, Arab Saudi, Turki, dan Brasil, dengan tujuan jangka panjang membangun arsip global yang menyajikan 100 perjalanan unik.
