Konflik baru dapat melanda Timur Tengah yang lebih luas dan kemungkinan akan kembali menghentikan pengiriman energi melalui selat tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menanggapi pernyataan Trump di X bahwa pernyataan itu "bukan tanda kekuatan tetapi pengakuan kegagalan" kebijakan AS terhadap Iran.
>>> Harga Minyak Melonjak Usai AS Lanjutkan Serangan ke Iran
Militer AS Hantam Pertahanan Udara dan Perahu Kecil
Pada Selasa, Komando Pusat militer AS mengatakan pasukan Amerika menghantam target Iran termasuk sistem pertahanan udara, radar, dan lebih dari 60 perahu kecil yang digunakan oleh Garda Revolusi paramiliter Iran.
Perahu-perahu itu menjadi kunci dalam mengancam kapal-kapal di selat tersebut. Kemampuan Iran untuk menghentikan hampir seluruh pengiriman di jalur air selama perang terbukti menjadi keunggulan strategis terbesarnya.
Pada Rabu pagi, Bahrain dan Kuwait membunyikan peringatan rudal. Garda Revolusi mengeluarkan pernyataan yang mengakui menargetkan instalasi militer AS di kedua negara.
Kuwait mengatakan mencegat dua rudal balistik dan 13 drone yang diluncurkan Iran. Kementerian Listrik Kuwait mengatakan sejumlah saluran listrik padam setelah terkena pecahan peluru.
AS Cabut Izin Penjualan Minyak Iran
Setelah serangan Iran terhadap pengiriman, AS mencabut izin yang untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun memungkinkan Iran melakukan penjualan minyak secara terbuka dalam dolar AS, sebagai bagian dari kesepakatan sementara.
Iran dan AS telah sepakat dalam kesepakatan sementara untuk mengizinkan kapal melewati selat tanpa membayar biaya selama 60 hari.
Namun Teheran bersikeras harus mengontrol rute kapal dan berjanji akan mengenakan biaya untuk pelayaran di kemudian hari.
Kapal-kapal yang diserang Selasa tampaknya menggunakan rute dekat pantai Oman, bukan rute yang diperintahkan Teheran.
AS dan banyak negara Teluk mengatakan tidak akan setuju Iran mengenakan biaya untuk pelayaran melalui selat tersebut.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Perdana Menteri Irak Ali Falah al-Zaidi, dan pejabat Iran serta Irak lainnya menghadiri upacara pemakaman untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di kota Najaf, Irak pada Rabu.
>>> BEI Jadwalkan Pertemuan dengan S&P DJI Usai Ancaman Turun ke Frontier Market
Jenazah Khamenei akan dikembalikan ke Iran untuk dimakamkan Kamis di kuil Imam Reza di Mashhad, tempat kelahirannya.
