unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan NewJeans Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta di AS

NewJeans Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta di AS

NewJeans Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta di AS
Ilustrasi: NewJeans Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta di AS
A A Ukuran Teks16px

Grup K-pop NewJeans kembali menghadapi masalah hukum. Kali ini, lagu hit mereka "ETA" menjadi sasaran gugatan pelanggaran hak cipta di Amerika Serikat.

Gugatan diajukan oleh perusahaan manajemen hak cipta AS, All Surface Publishing, ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Pusat California pada Selasa waktu setempat.

>>> Lee Jun-young Ungkap Perjuangan Finansial Sebelum Sukses Akting

Tergugat dalam kasus ini tidak hanya NewJeans, tetapi juga agensi mereka ADOR, perusahaan induk HYBE, produser 250, serta penulis lirik Beenzino dan Vana.

Apple juga ikut digugat karena menggunakan lagu tersebut dalam iklan.

All Surface Publishing mengklaim bahwa "ETA" menggunakan instrumen dari "Samir's Theme", lagu dansa tahun 2005 milik produser DJ Debonair Samir yang haknya mereka pegang.

in2

Gugatan menyebut adanya penggunaan tidak sah atas melodi horn yang sinkop, struktur ritme 16-not, dan pola drum bass dari lagu tersebut.

Penggugat meminta keuntungan dari lagu tersebut dan ganti rugi statutori hingga USD 150.000 atas dugaan pelanggaran.

"ETA" merupakan salah satu lagu dari EP kedua NewJeans, "Get Up", yang dirilis pada 2023. Lagu ini sukses di tangga lagu domestik dan internasional.

Menanggapi gugatan, ADOR mengatakan lagu tersebut "diperoleh melalui Vana, yang dipilih oleh mantan CEO Min Hee-jin."

Mereka menambahkan sedang meninjau catatan perusahaan untuk memeriksa apakah Min telah meninjau kesamaan lagu saat itu.

>>> Hyun Bin dan Son Ye-jin Kembali Terlihat Liburan Keluarga di LA

Ini bukan pertama kalinya NewJeans menghadapi kontroversi plagiarisme. Pada 2024, "Bubble Gum" dituduh menjiplak "Easier Said Than Done" milik band Inggris Shakatak.

Shakatak saat itu mengancam akan mengambil tindakan hukum, termasuk meminta penghentian penggunaan lagu dan pembayaran ganti rugi.

ADOR membantah dan meminta analisis dari musikolog profesional, namun Shakatak belum merespons.

Lagu "How Sweet" yang dirilis tahun yang sama juga pernah digugat atas pelanggaran hak cipta.

Penggugat mengklaim lagu tersebut "jelas menyalin" karyanya dan memiliki kemiripan secara kuantitatif dan kualitatif.

Sementara itu, NewJeans mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif dengan ADOR pada November 2024.

Setelah pertarungan hukum yang panjang, anggota Hanni, Haerin, dan Hyein kembali ke agensi, dan ada spekulasi tentang comeback.

>>> Zaman Berubah, Ini Cara Kris Dayanti Dukung Karier Bernyanyi Amora

Kontrak Danielle dihentikan oleh ADOR dan ia dikeluarkan dari grup. Status Minji belum dikonfirmasi.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot