Samsung dikabarkan akan menghentikan lini Galaxy Z Flip setelah peluncuran Galaxy Z Flip8.
Informasi ini datang dari pembocor ternama Ice Universe yang memiliki rekam jejak akurat dalam membocorkan rencana Samsung.
>>> Apple Jadi Satu-satunya Vendor PC yang Tumbuh di Q2 2026
Rumor penghentian Galaxy Z Flip sebenarnya sudah muncul beberapa kali sebelumnya. Namun, kali ini sumbernya lebih kredibel dan situasi pasar pun mendukung kemungkinan tersebut.
Dua Faktor Utama
Pertama, kenaikan harga RAM memaksa produsen menaikkan harga ponsel.
Contohnya Motorola Razr 70 dan Razr 70 Ultra yang jauh lebih mahal dari pendahulunya, dengan Motorola menyalahkan harga komponen.
>>> iPhone 18 Pro Max: Biaya Produksi Naik, Margin Tetap Tertekan Meski Harga Naik $200
Kedua, pasar ponsel lipat model clamshell di negara Barat semakin sepi.
Oppo, Xiaomi, vivo, dan Honor sudah menghentikan penjualan flip foldable di Eropa dan AS, atau tidak pernah menjualnya di luar China.
Akibatnya, hanya Samsung dan Motorola yang tersisa sebagai produsen ponsel flip foldable di pasar global.
>>> Samsung Galaxy S26 Cetak Rekor Penjualan di Korea, Dongkrak Ekspor
Meski demikian, masih terlalu dini untuk memastikan kebenaran kabar ini. Bisa jadi Samsung hanya menjeda seri Flip8, bukan menghentikan total lini Galaxy Z Flip.
