OpenAI resmi meluncurkan dua model suara terbaru, GPT-Live-1 dan GPT-Live-1 mini, yang diklaim mampu menghasilkan percakapan lebih natural dan mendukung interaksi real-time.
Model baru ini memungkinkan pengguna menyela percakapan layaknya berbicara dengan manusia, berkat teknologi full-duplex yang membuat model dapat berbicara dan mendengarkan secara bersamaan.
>>> Ketua Himpunan Nelayan Serang Jadi Tersangka Pemerasan Reklamasi
Kemampuan itu juga mendukung fitur penerjemahan langsung atau live translation, membuka peluang suara menjadi antarmuka utama dalam berinteraksi dengan komputer.
Peningkatan dari Model Sebelumnya
OpenAI mengganti Advanced Voice Mode di ChatGPT dengan GPT-Live-1 mini sebagai model bawaan. Pengguna layanan berbayar akan memperoleh akses ke model yang lebih besar, GPT-Live-1.
Berbeda dengan model sebelumnya yang mengandalkan kombinasi speech-to-text, LLM, dan text-to-speech, model terbaru dapat meneruskan permintaan ke model AI generasi terbaru seperti GPT-5.5.
Dengan demikian, GPT-Live-1 dapat menjalankan pencarian, penalaran, hingga tugas agentik tanpa menghentikan percakapan yang sedang berlangsung.
Pernyataan OpenAI
Product Lead ChatGPT Voice Atty Eleti mengatakan, seiring waktu, pihaknya percaya hal ini akan membuka peluang bagi suara menjadi interface utama dalam berinteraksi dengan komputer.
>>> Perbanas Soroti Dampak PFII: Peluang Bisnis dan Risiko Perbankan
Model ini juga diharapkan mampu mengelola tugas-tugas agentik yang semakin kompleks dan berlangsung dalam jangka panjang.
Berita Terkait OpenAI
- OpenAI Usul Berikan 5% Saham Perusahaan ke Pemerintah AS - Teknologi | 02 Jul 2026 13:29
- Bos Proyek Kacamata Pintar Vision Pro Apple Pindah ke OpenAI - Teknologi | 27 Jun 2026 14:00
- AS Menekan, OpenAI Batasi Rilis Model AI Baru - Teknologi | 27 Jun 2026 12:30
- Pemerintahan Trump Minta OpenAI Perilisan Model AI Bertahap - Teknologi | 26 Jun 2026 17:40
- OpenAI Dikabarkan Tunda IPO hingga 2027 di Tengah Gejolak Pasar - Teknologi | 26 Jun 2026 08:05
