Tabel pinjaman KUR BRI menjadi acuan utama bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha tanpa repot menghitung bunga sendiri.
Dengan melihat plafon dan tenor, cicilan bulanan langsung terlihat jelas.
>>> Jampidsus Febrie Mundur, Kejagung Pastikan Kinerja Pidsus Tetap Berjalan
Banyak pemilik usaha kecil masih ragu mengajukan kredit karena khawatir cicilan membengkak.
Ada pula yang bingung memilih tenor 12 bulan atau 60 bulan, padahal masing-masing memiliki konsekuensi berbeda terhadap arus kas usaha.
Kesalahan paling umum adalah mengambil plafon terlalu besar tanpa memperhitungkan kemampuan bayar bulanan.
Bunga KUR memang disubsidi pemerintah, tetapi tetap harus dibayar tepat waktu agar rekam jejak kredit tetap bersih di SLIK OJK.
Apa Itu Tabel Pinjaman KUR BRI?
Tabel pinjaman KUR BRI adalah rincian simulasi angsuran bulanan berdasarkan plafon dan tenor yang dipilih debitur.
Angka di dalamnya mencakup pokok pinjaman ditambah bunga flat sekitar 6% efektif per tahun untuk pengajuan pertama.
Fungsinya sederhana: kita bisa memperkirakan beban cicilan sebelum benar-benar mengajukan. Selisih antara tenor pendek dan tenor panjang terlihat jelas hanya dari satu tabel ini.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Semua Plafon
Berikut tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk berbagai plafon dan tenor:
Plafon Rp1.000.000: tenor 12 bulan Rp88.333, tenor 36 bulan Rp32.778, tenor 60 bulan Rp21.667.
Plafon Rp5.000.000: tenor 12 bulan Rp441.667, tenor 36 bulan Rp163.889, tenor 60 bulan Rp108.333.
Plafon Rp10.000.000: tenor 12 bulan Rp883.333, tenor 36 bulan Rp327.778, tenor 60 bulan Rp216.667.
Plafon Rp25.000.000: tenor 12 bulan Rp2.208.333, tenor 36 bulan Rp819.444, tenor 60 bulan Rp541.667.
Plafon Rp50.000.000: tenor 12 bulan Rp4.416.667, tenor 36 bulan Rp1.638.889, tenor 60 bulan Rp1.083.333.
