unique visitors counter
⌂ Beranda News Disamarkan dalam Kemasan Kopi dan Milo, Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 3,37 Kg Psikotropika

Disamarkan dalam Kemasan Kopi dan Milo, Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 3,37 Kg Psikotropika

Disamarkan dalam Kemasan Kopi dan Milo, Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 3,37 Kg Psikotropika
Ilustrasi: Disamarkan dalam Kemasan Kopi dan Milo, Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 3,37 Kg Psikotropika
A A Ukuran Teks16px

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan psikotropika jaringan Malaysia-Jakarta di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap dua warga negara China dan menyita barang bukti psikotropika seberat 3.370,17 gram brutto atau sekitar 3,37 kilogram.

>>> Restorasi Budaya Flores ala Dapur Tara Lewat Desa Wisata

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan bahwa barang haram itu disamarkan dalam berbagai kemasan produk makanan dan minuman.

Kedua tersangka bernama Zou Lihua (20) dan Zhang Shijie (30) diduga berperan sebagai kurir yang membawa psikotropika dari Malaysia menuju Indonesia.

Psikotropika tersebut disembunyikan dalam kemasan kopi putih, kopi Black Seeds, susu Milo, serta berbagai produk minuman serbuk lainnya untuk mengelabui petugas.

in2

>>> KPK Bantah Ada Pembahasan Joint Investigation dengan Polri di Kasus Febrie

Kasus ini terungkap setelah Bareskrim menerima informasi dari analis Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengenai rencana masuknya psikotropika dari jaringan Malaysia-Jakarta.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengawasan di jalur kedatangan internasional hingga mencurigai dua penumpang asal China yang baru tiba dari Kuala Lumpur.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Zou Lihua mengaku direkrut seseorang bernama Yining melalui aplikasi Telegram untuk membawa psikotropika dengan imbalan 500 dolar Amerika Serikat.

>>> SPMB Riau 2026/2027: Jadwal, Jalur, dan Cara Cek Hasil Kelulusan

Ia mengaku telah menerima uang muka sebesar 200 dolar AS saat berada di Kamboja sebelum diberangkatkan ke Malaysia untuk mengambil barang.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot