unique visitors counter
⌂ Beranda News Gapki: Pengusaha Sawit Masih Sanggup Pikul Beban PE CPO Era B50

Gapki: Pengusaha Sawit Masih Sanggup Pikul Beban PE CPO Era B50

Gapki: Pengusaha Sawit Masih Sanggup Pikul Beban PE CPO Era B50
Ilustrasi: Gapki: Pengusaha Sawit Masih Sanggup Pikul Beban PE CPO Era B50
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyatakan pengusaha sawit nasional masih sanggup menanggung beban pungutan ekspor (PE) di tengah implementasi mandatori biodiesel 50% atau B50.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono menegaskan kebijakan PE minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) saat ini belum mengalami perubahan meskipun program B50 mulai berjalan terhitung sejak 1 Juli 2026.

>>> Kejagung Libatkan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie

alt mid

Industriawan sawit pun dinilai tidak keberatan dengan skema yang ada sekarang.

"Untuk saat ini PE CPO 12,5% belum berubah walaupun mandatori sudah B50.

>>> Jadwal Seleksi Kompetensi CAT PPPK dan Tendik Sekolah Rakyat 2026, Simak Cara Cetak Kartu Ujian

alt mid

Saat ini tidak ada masalah dengan beban PE tersebut," ujar Eddy saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).

Eddy juga memastikan lonjakan kebutuhan kelapa sawit untuk sektor energi tidak akan mengganggu stabilitas pasokan untuk kebutuhan konsumsi lainnya.

>>> Bioetanol E10 Ditarget 2027, Pelaku Industri Minta Tak Diwajibkan

Menurutnya, pasokan CPO dalam negeri sepanjang tahun ini masih berada dalam kondisi yang aman yaitu sekitar 53 juta ton.

alt under
M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot