"Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa kehadiran Indonesia dalam penanda tanganan ini atas arahan dan mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo, yang memberikan apresiasi positif atas inisiatif dan kepemimpinan Presiden Xi Jinping dalam pembentukan WAICO," dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Minggu (19/7).
Airlangga menegaskan bahwa Indonesia berharap WAICO mampu menjadi organisasi yang mengedepankan pemerataan manfaat pembangunan teknologi.
Menurutnya, tata kelola AI perlu dibangun dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, menghormati kedaulatan nasional, serta selaras dengan prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Indonesia juga mendorong agar mekanisme kerja organisasi tersebut tetap menjunjung multilateralisme yang inklusif sehingga seluruh negara memiliki kesempatan yang sama dalam menentukan arah perkembangan teknologi global.
Sebagai salah satu negara pendiri, Airlangga mengusulkan agar Indonesia memperoleh posisi strategis dalam struktur sekretariat WAICO.
Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Wang Yi sebagai bentuk kontribusi aktif Indonesia dalam pengembangan organisasi sejak tahap awal pembentukannya.
Pemerintah menilai keterlibatan yang lebih besar di tingkat kelembagaan akan memperkuat peran Indonesia dalam merumuskan kebijakan AI internasional sekaligus memastikan kepentingan negara berkembang turut terakomodasi.
Perkuat Hubungan Ekonomi dan Investasi
Selain membahas kecerdasan artifisial, kedua menteri juga memperdalam diskusi mengenai hubungan ekonomi bilateral.
Airlangga menekankan pentingnya mempercepat akses pasar bagi berbagai produk ekspor Indonesia yang memiliki potensi besar di pasar Tiongkok.
Sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, Tiongkok memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan perdagangan nasional.
>>> Patroli Gabungan Brimob dan Polres Jakut Tangkap 6 Pemuda, 3 Diduga Terlibat Curas
Karena itu, pemerintah mendorong penyelesaian berbagai hambatan perdagangan sekaligus memperkuat kerja sama rantai pasok agar hubungan ekonomi kedua negara semakin kompetitif.
Di sektor investasi, Airlangga kembali menawarkan penguatan kolaborasi pengembangan kawasan ekonomi melalui skema Two Countries Twin Parks (TCTP).
