Kampung Halaman Idola K-pop
Kembali ke permukaan laut, Pasar Gohyeon adalah tempat Geoje paling menjadi dirinya sendiri, dan tempat pengunjung memiliki peluang terbaik untuk bertemu kota daripada hanya memotretnya.
Di bagian ikan, para pemilik wanita menarik ikan hidup dari tangki dan memotongnya dengan kecepatan yang mengejutkan.
Meja reporter dipenuhi dengan sashimi ikan bass hidup dan 'dodari sekkoshi', ikan flounder bayi yang diiris dengan tulang, serta sebotol soju yang seolah mengosongkan diri.
Kemudian datang kerang dari meja sebelah, kenyal dan asin, sama sekali tidak diminta — kenangan terbaik perjalanan.
Favorit pasar adalah kedai camilan bernama Sundaeria, yang namanya menggabungkan 'sundae' (sosis darah Korea) dengan waralaba burger tertentu.
Hidangan khasnya 'sunubokk', sundae yang ditumis dengan mie udon kenyal dan saus tteokbokki, menarik antrean pengunjung muda setiap hari.
Pantai Deokpo, perjalanan singkat ke timur, akan mengejutkan siapa pun yang mengharapkan Busan atau Gangneung.
Ini adalah pantai lingkungan, tenang namun ramai dengan kehidupan biasa, pohon pinus di belakang, keluarga di air dangkal.
Di tepinya terdapat Moraeseong Bunsik Pocha, kedai camilan yang muncul di vlog Geoje Woni, di mana pemiliknya mengenalinya begitu ia memperkenalkan diri sebagai putri warga lokal.
Bagi penggemar, ini sudah menjadi tempat suci; bagi yang lain, ini adalah tempat yang tepat untuk memesan ayam goreng dan tteokbokki yang mendidih.
Kemudian ada Okpo, kampung halaman Woni dan lingkungan paling berlapis di pulau itu. Pada 1592, perairan Okpo menyaksikan kemenangan angkatan laut pertama Laksamana Yi Sun-sin dalam Perang Imjin.
Saat ini perairan yang sama menopang salah satu galangan kapal terbesar di dunia, yang sekarang dijalankan oleh Hanwha Ocean.
