Iran telah menyerang kapal yang menggunakan jalur yang diawasi AS.
>>> Pemasukan Jukir Tak Cukup, Pria Paruh Baya Nekat Curi Sepatu Berantai di Jaksel
AS merespons dengan melanjutkan kampanye serangan luas di Iran dan memulihkan blokade laut di pelabuhan Iran.
Komando Pusat AS mengatakan telah mengalihkan 12 kapal dagang dan menonaktifkan satu kapal sejak blokade dilanjutkan sembilan hari lalu.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran akan menerapkan kebijakan "mata ganti mata" atas serangan AS terhadap infrastrukturnya.
Menlu AS Marco Rubio membalas bahwa kebijakan Trump adalah "kepala ganti mata".
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan 55 orang tewas dan 629 terluka sejak serangan udara AS dimulai pada 27 Juni.
Media Iran melaporkan serangan rudal AS di dekat kota Ahvaz, Ramshir, dan Andimeshk di Iran barat.
Iran telah merespons serangan AS dengan menargetkan infrastruktur energi dan pabrik desalinasi di negara-negara Teluk tetangga.
Yordania mengatakan militernya mencegat tiga rudal pada Kamis dini hari, sementara enam drone dicegat pada Rabu malam.
Kuwait melaporkan serangan drone di perbatasannya dengan Irak yang menyebabkan kerusakan namun tidak ada korban.
Sementara itu, Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi berada di Teheran untuk menyerukan perdamaian dan dialog.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa kawasan itu ditarik "ke dalam lingkaran konfrontasi yang semakin lebar".
>>> Vale SA Tunjuk Chairman Baru, Akhiri Gejolak Direksi
Ia menyerukan diplomasi sebagai satu-satunya jalan ke depan dan meminta upaya mediasi Pakistan untuk diintensifkan.
