unique visitors counter
⌂ Beranda News RUU Bahan Bakar Madagaskar Picu Kekhawatiran Sanksi Minyak Rusia

RUU Bahan Bakar Madagaskar Picu Kekhawatiran Sanksi Minyak Rusia

RUU Bahan Bakar Madagaskar Picu Kekhawatiran Sanksi Minyak Rusia
Ilustrasi: RUU Bahan Bakar Madagaskar Picu Kekhawatiran Sanksi Minyak Rusia
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Sekelompok perusahaan, termasuk TotalEnergies SE, memperingatkan bahwa rencana Madagaskar untuk menasionalisasi impor bahan bakar dapat membuat mereka dan pelanggan berisiko terlibat dalam perdagangan minyak yang dikenai sanksi.

Parlemen Madagaskar mengesahkan RUU pada 1 Juli untuk mendirikan perusahaan minyak milik negara yang akan mengawasi impor bahan bakar.

>>> China Terus Bangun PLTA dan PLTS, Tak Tertandingi Negara Lain

alt mid

Langkah itu muncul lima minggu setelah Perdana Menteri Mamitiana Rajaonarison mengatakan kepada kantor berita milik negara Rusia, Sputnik, bahwa fasilitas penyimpanan minyak dapat dibuka sebagai bagian dari upaya mengamankan investasi Rusia.

Hubungan Madagaskar-Rusia Semakin Erat

Sejak militer Madagaskar merebut kekuasaan dalam kudeta Oktober, mereka berusaha mempererat hubungan dengan Rusia.

>>> BMKG: 73% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Masyarakat Diminta Hemat Air

alt mid

Kolonel Michael Randrianirina, yang memimpin kudeta dan kini menjabat sebagai Presiden Madagaskar, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa pada Februari.

Ia juga telah menyambut kedatangan pelatih militer dan senjata Rusia ke pulau itu.

>>> Liberia Sita Kokain Senilai Rp5 Triliun yang Hendak Dikirim ke Eropa

Di saat yang sama, Rusia sedang mencari pasar baru untuk minyaknya yang telah dikenai sanksi oleh Uni Eropa dan AS akibat perang di Ukraina.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot