Kebakaran hutan besar melanda Prancis barat daya dan Spanyol tengah pada akhir pekan, memaksa lebih dari 250.000 orang meninggalkan rumah mereka.
Prancis mengerahkan pesawat angkut militer A400M untuk menjatuhkan bahan pemadam api, sementara Spanyol mengerahkan ribuan petugas pemadam.
>>> Jadwal One Way Puncak Bogor 26 Juli 2026, Pengendara Perlu Cermati Perubahan Arus
Di Prancis, sekitar 70.000 orang diungsikan di wilayah Gironde dekat Bordeaux. Api telah menghancurkan sekitar 140 rumah dan mengancam kawasan penghasil anggur terkenal.
Tour de France Dipangkas
Tahap final Tour de France pada Minggu dipangkas dari 133 km menjadi 89 km dan hanya digelar di dalam kota Paris.
Personel keamanan balapan dialihkan untuk membantu penanganan kebakaran.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan angin yang berubah arah dapat mendorong api lebih dekat ke Bordeaux.
Ia memprediksi pertempuran melawan api akan panjang dan sangat sulit.
Spanyol Kerahkan Ribuan Petugas
Spanyol mengerahkan 2.600 petugas pemadam kebakaran, polisi, dan personel darurat untuk memadamkan dua kebakaran besar di barat Madrid.
>>> Kisah Asmara Ferran Torres: dari Sira Martínez hingga Martina Hunter
Sebanyak 19 pesawat dan helikopter pemadam dikerahkan.
Satu orang dilaporkan tewas di Manises, Valencia.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan cuaca yang lebih baik pada Sabtu memberi "jendela kesempatan" bagi petugas untuk mengendalikan api.
Kebakaran ini dipicu oleh gelombang panas yang melanda Eropa lebih awal dan lebih keras dari biasanya.
Para ahli mengaitkannya dengan perubahan iklim yang membuat hutan dan semak belukar menjadi sangat kering.
>>> Kebakaran Hutan Prancis-Spanyol: 250 Ribu Orang Mengungsi
Sejumlah negara Eropa lainnya seperti Italia, Yunani, Belanda, Portugal, Kroasia, Republik Ceko, Swedia, Slowakia, Jerman, dan Swiss turut membantu dengan mengirimkan pesawat dan helikopter pemadam.
