Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 5.101 jiwa terinfeksi Tuberkulosis (TBC) sepanjang tahun 2026.
Jumlah tersebut tercatat pada periode Januari hingga Juni 2026.
>>> KSP Panggil Penambang dan ESDM Bahas Riuh LTJ dalam Ekspor Logam RI
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menyatakan bahwa temuan ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC yang menargetkan eliminasi pada 2030.
"Itu mulai Januari 2026 sampai Juni 2026 total ada 5.101 kasus TBC di Kabupaten Tangerang," kata Hendra pada Senin, 27 Juli 2026.
Wilayah dengan Kasus Tertinggi
Hendra menjelaskan bahwa wilayah Mauk, Sepatan, dan Sukadiri menjadi daerah dengan sebaran penyakit TBC paling banyak di Kabupaten Tangerang.
>>> Resmi Mundur, Ini Inisiatif Kebijakan Perry Saat Jadi Gubernur BI
Menurut arahan Kementerian Kesehatan, daerah yang menemukan kasus terbanyak justru dinilai memiliki kinerja terbaik dalam penemuan kasus.
Mayoritas penderita TBC berusia 18 hingga 55 tahun. Dari total kasus, hanya dua balita yang terinfeksi.
Hendra mengungkapkan bahwa penyebab utama penyebaran kasus adalah paparan dari keluarga atau orang terdekat.
>>> PT DMG Salurkan Bantuan Kesehatan Anak di Rumah Harapan
"Rata-rata usia yang terinfeksi TBC ini sekitar 18 sampai 55 tahun, untuk balita ditemukan 2 kasus. Kebanyakan karena terpapar dari keluarga atau orang dekat," ungkapnya.

