Mundurnya Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyisakan tanda tanya besar di kalangan publik. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa pengunduran diri tersebut bukan karena alasan kesehatan.
Dalam surat kepada Presiden Prabowo Subianto, Perry hanya menyebutkan adanya keperluan atau alasan pribadi tertentu. "Tidak ada [soal kesehatan].
>>> Ahmad Sahroni Beri Bantuan untuk Putri Korban Pengeroyokan Kasus Ayam di Bali
Dalam suratnya hanya menyatakan mengajukan permohonan pengunduran diri karena alasan pribadi," kata Prasetyo, Senin (27/7/2026).
Prasetyo juga membantah adanya tekanan politik di balik keputusan Perry. Ia mempertanyakan asal-usul dugaan politik yang muncul di masyarakat.
Tanggapan Ekonom
Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, menilai mundurnya seorang Gubernur BI bukanlah peristiwa biasa.
>>> Ghost Rider Kembali ke MCU, Ryan Gosling Jadi Pemeran Utama
Bank Indonesia merupakan lembaga independen yang mengendalikan kebijakan moneter, stabilitas rupiah, inflasi, sistem pembayaran, dan ketahanan sektor keuangan.
"Perry Warjiyo memang menyebut alasan pribadi yang berada di luar ranah publik.
>>> BGN Suspensi Permanen 833 Dapur MBG karena Higienitas dan Keracunan
Meski demikian, publik tetap berhak memperoleh penjelasan substantif mengenai apakah pengunduran diri tersebut berkaitan dengan dinamika kelembagaan, perbedaan arah kebijakan, tekanan politik, atau persoalan tata kelola internal," ujar Syafruddin dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).
