Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Indeks kehilangan 0,89% dan berada di posisi 6.130.
Pelemahan IHSG dipicu oleh tekanan pada saham-saham big caps. Saham MPRO dan DSSA menjadi contoh saham yang ikut tertekan.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.199 hingga level terendah 6.130. Tren pelemahan terus berlanjut dan semakin dalam.
Nilai Transaksi dan Pergerakan Sektor
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai perdagangan mencapai Rp10,92 triliun. Sebanyak 25,45 miliar saham ditransaksikan dengan frekuensi 1,67 juta kali.
>>> Mau Saldo GoPay Gratis? Ini 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya Juli 2026
Meski indeks melemah, masih ada 265 saham yang menguat. Sementara itu, 360 saham mengalami pelemahan dan 172 saham stagnan.
Saham properti menjadi sektor yang paling tertekan dengan penurunan 3,25%. Disusul saham energi yang turun 1,75% dan saham perindustrian yang melemah 1%.
>>> Gempa M6,8 Guncang Kyushu, BMKG Pastikan RI Aman dari Tsunami
Saham teknologi juga ikut drop 0,88%, sementara saham keuangan melemah 0,85%. Data Bloomberg menunjukkan bahwa tekanan pada saham big caps menjadi penyebab utama pelemahan IHSG.
