unique visitors counter
⌂ Beranda News GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Target Grup Tak Berubah

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Target Grup Tak Berubah

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Target Grup Tak Berubah
Ilustrasi: GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Target Grup Tak Berubah
A A Ukuran Teks16px

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) kembali mencatatkan laba bersih pada Kuartal II-2026 sebesar Rp252 miliar.

Capaian ini melanjutkan kinerja positif setelah pertama kali meraih laba bersih di Kuartal I-2026 sebesar Rp171 miliar.

>>> JETOUR T2 i-DM Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Adventure SUV PHEV Dibanderol Rp688 Juta

Perusahaan teknologi itu juga mencatatkan peningkatan Gross Transaction Value (GTV) inti sebesar 83% secara tahunan menjadi Rp164 triliun.

Pendapatan bersih GoTo pada kuartal ini naik 31% year-on-year menjadi Rp5,7 triliun.

Kinerja Didukung Fintech dan On-Demand Services

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengungkapkan pencapaian ini didukung oleh bisnis fintech yang unggul melalui GoPay dan On-demand Services.

Lini bisnis tersebut menaungi layanan angkutan roda dua dan roda empat Gojek serta layanan delivery.

Berkat pertumbuhan kedua lini bisnis ini, GoTo mencatatkan peningkatan EBITDA Grup yang disesuaikan secara tahunan sebesar 137%, melampaui Rp1,0 triliun untuk pertama kalinya.

“Bisnis Fintech kami juga terus menunjukkan kinerja yang unggul. Kini, profitabilitasnya telah melebihi bisnis On-demand Services untuk pertama kalinya.

Hal ini menunjukkan kekuatan dan keseimbangan ekosistem kami,” ungkap Hans dalam keterangan resminya, Rabu (29/7).

>>> Transmigrasi Era Baru: Bangun Kawasan, Mahasiswa Jadi Motor Pemetaan Potensi Daerah

Penyesuaian Akibat Komisi 8%

Meski demikian, GoTo mengaku terdapat penyesuaian yang harus dilakukan sebagai dampak dari penerapan komisi 8%.

Sebelumnya pemerintah menetapkan komisi aplikasi sebesar 8% dari sebelumnya maksimal 20%, yang dihitung dari biaya perjalanan layanan penumpang roda dua.

Target grup secara keseluruhan disebutkan tidak berubah meskipun ada kebijakan baru tersebut. GoTo tetap fokus pada pertumbuhan ekosistem dan profitabilitas jangka panjang.

Kinerja Semester I-2026

Secara kumulatif, GoTo membukukan laba bersih Rp607 miliar pada semester I-2026, melanjutkan tren profitabilitas setelah sebelumnya merugi.

Tanggapan Terhadap Isu Pasar

GoTo juga menanggapi berbagai isu, termasuk kabar efisiensi di Tokopedia pada 5 Juli 2026, serta risiko delisting dari MSCI dan FTSE Russell pada 3 Juni 2026.

Pada 19 Juni 2026, GoTo merampungkan buyback 7,59 miliar saham dan berencana membeli lagi hingga Rp3,5 triliun.

>>> BMKG Siapkan OMC untuk Isi Waduk Antisipasi Kekeringan

BEI mempertahankan GOTO dalam daftar indeks paling likuid pada 29 Juli 2026.

Jadwal lain yang perlu dicatat

  • 29 July 2026 19:00
  • Market | 05 Jul 2026 11:00
  • Market | 19 Jun 2026 10:20
  • Market | 03 Jun 2026 17:20
  • Market | 27 May 2026 20:25
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot