Apple menghadapi kekalahan lain dalam pertarungan antimonopoli di Amerika Serikat.
Dalam pengajuan regulasi terbaru, perusahaan mengakui bahwa mereka mungkin tidak akan bisa lagi memungut komisi dari pembelian yang dilakukan melalui platform pembayaran pihak ketiga.
>>> IQOO Z11S Resmi dengan Baterai 10.000 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Chip Dimensity 7500
Sebelumnya, Komisi Eropa memaksa Apple mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga di platformnya.
Langkah ini diambil karena App Store resmi memungut komisi 30 persen untuk setiap pembelian, termasuk pembelian dalam aplikasi.
Akibatnya, pengembang tidak bisa mendistribusikan konten mereka di tempat lain dan harus membayar komisi tinggi. Hal serupa juga terjadi di Jepang dan Brasil.
Namun, pengadilan AS mengambil pendekatan berbeda. Apple diwajibkan mengizinkan pengembang menawarkan pembelian dan langganan dalam aplikasi melalui platform pembayaran alternatif.
Meski begitu, Apple masih memungut komisi sekitar 27 persen untuk aplikasi dari toko aplikasi pihak ketiga dan pembelian dalam aplikasi, ditambah biaya pemrosesan pembayaran 3 persen.
>>> Redmi M100 Resmi Meluncur dengan Baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
Efektifnya, tidak ada perubahan dalam cara Apple memproses pembayaran.
Hakim AS menilai hal ini sebagai pelanggaran jelas terhadap putusan pengadilan. Apple berargumen bahwa pengadilan tidak menentukan besaran komisi yang dapat diterima.
Apple kemudian menawarkan tarif komisi lebih rendah: 15 persen untuk aplikasi standar, tetapi dengan biaya pembelian dalam aplikasi 30 persen; 10 persen untuk Video Partner Program, News Partner Program, dan Mini Apps Partner Program, serta perpanjangan langganan; dan 5 persen untuk aplikasi Small Business Program.
Meski berusaha mendapatkan pemasukan dari platform pihak ketiga di AS, raksasa teknologi ini mengakui bahwa mereka mungkin akan berakhir tanpa apa pun.
Orang-orang yang mengetahui masalah ini mengatakan pendapatan layanan Apple kemungkinan akan turun tajam dalam beberapa kuartal mendatang, untuk pertama kalinya.
>>> Samsung Wallet Kini Dukung Digital Key untuk Mobil Listrik Volkswagen
Penurunan ini juga berpotensi memengaruhi valuasi Apple.
