Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level saat ini, meskipun ada tekanan dari tiga anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang menginginkan kenaikan.
Keputusan ini diambil dalam pertemuan yang berakhir pada Rabu (30/7/2026) waktu setempat.
>>> Siapa Jean Grey di Spider-Man: Brand New Day? Ini Sosok Mutan Kuat yang Diduga Diperankan Sadie Sink
Hasil pemungutan suara menunjukkan 9 anggota mendukung penahanan suku bunga, sementara 3 anggota lainnya memilih untuk menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase.
Tiga Anggota FOMC Berbeda Pendapat
Ketiga anggota yang tidak sepakat adalah Gubernur The Fed Dallas Lorie Logan, Beth Hammack dari Cleveland, dan Gubernur The Fed Minneapolis Neel Kashkari.
Mereka menilai suku bunga yang lebih tinggi diperlukan untuk mengendalikan tekanan harga yang kembali meningkat.
>>> Jadwal MPL ID Season 18 Masih Dinanti, Ini Prediksi Waktu Mulai dan Daftar Roster Terbaru
Gubernur The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa keputusan menahan suku bunga bukanlah tanda kelambanan. Ia menyatakan bank sentral tetap berkomitmen untuk mengatasi inflasi.
Pernyataan resmi yang dirilis setelah pertemuan hampir identik dengan pernyataan pada Juni lalu. Para pejabat kembali menegaskan janji mereka untuk "mewujudkan stabilitas harga".
Hasil voting yang terbelah ini mengindikasikan adanya perbedaan pandangan di antara para pembuat kebijakan mengenai langkah yang tepat ke depan.
>>> Basarnas Ungkap Alasan Hentikan Pencarian Korban KM Nurul Salsa
Sebagian anggota meyakini bahwa suku bunga yang lebih tinggi diperlukan untuk meredam inflasi yang bangkit kembali.
