unique visitors counter
⌂ Beranda News The Fed Tahan Suku Bunga Acuan di Tengah Tekanan Inflasi dan Perang Iran
News

The Fed Tahan Suku Bunga Acuan di Tengah Tekanan Inflasi dan Perang Iran

alt mid
Gedung Federal Reserve di Washington DC
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan di Tengah Tekanan Inflasi dan Perang Iran
A A Ukuran Teks16px
alt top

"Output ekonomi solid, belanja modal dan produktivitas kuat. Pasar tenaga kerja solid dan stabil," kata Warsh.

Perdebatan Internal dan Tekanan Politik

Dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) selama dua hari, tiga peserta — Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan — memilih untuk menaikkan suku bunga seperempat poin persentase.

Warsh menyebut diskusi tersebut sebagai "pertengkaran keluarga yang sesungguhnya."

"Ada lebih banyak interaksi di antara dan antara rekan-rekan saya. Itu adalah pertengkaran keluarga yang nyata," katanya.

"Pandangan saya, yang sudah lama Anda dengar, adalah bahwa itulah cara yang lebih baik untuk mendapatkan kebijakan yang tepat.

Itulah bintang utara kami."

Keputusan pekan ini muncul setelah Trump kembali menyerukan The Fed untuk menurunkan suku bunga.

Ditanya apakah ia kecewa dengan keputusan tersebut, Trump menyebut Warsh "fantastis," "brilian," dan "pintar," serta mengaku ingin melihat suku bunga lebih rendah.

"Tapi dia punya dewan, dan itu dewan politik, dan mereka ingin menjaga suku bunga tetap tinggi," kata Trump.

📰 Update Terbaru