Bursa saham Asia diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat, mengikuti reli Wall Street yang dipicu oleh rebound saham teknologi berkapitalisasi besar.
Kontrak berjangka indeks saham Australia, Jepang, dan Korea Selatan menunjukkan potensi kenaikan setelah indeks S&P 500 menguat 1,7% dan Nasdaq 100 melonjak 3,4%.
>>> Bocoran iPhone 18 Pro Max: Spesifikasi, Kamera, dan Harga Mulai Terungkap
Microsoft Corp. mencatat kenaikan 16%, menambah sekitar US$450 miliar terhadap nilai pasarnya.
Ini merupakan kenaikan terbesar dalam satu hari yang pernah dicatat sebuah saham.
>>> Tiga Pelaku Ganjal ATM di Tangsel Dibekuk Polisi
Kontrak saham AS juga naik di Asia setelah Amazon. com Inc. melonjak dalam perdagangan setelah jam bursa.
Pendapatan komputasi awan Amazon meningkat lebih cepat untuk kuartal kelima berturut-turut.
>>> Menperin: Insentif EV Hanya untuk Mobil dan Motor Nasional
Kepercayaan terhadap perdagangan berbasis kecerdasan buatan (AI) kembali hidup setelah saham teknologi AS berhasil bangkit.
