Raksasa kendaraan listrik asal China, BYD, berencana memperkenalkan robot humanoid pertamanya dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah ini menandai akselerasi produsen mobil listrik China dalam merambah pasar kecerdasan buatan (AI) yang tertanam dalam robot.
>>> Ploting Anggaran Pembebasan Lahan Puskesmas Pagelaran Dihapus, DPRD Pandeglang Kecewa
Perusahaan yang berbasis di Shenzhen itu menyatakan robot humanoid pertamanya akan debut pada Agustus di pusat pengalaman Di Space.
Robot tersebut bukan sekadar produk konsep, melainkan mampu berinteraksi dengan pengunjung di ruang pamer Di Space.
Jaringan pusat Di Space menampilkan teknologi dan produk kendaraan terbaru BYD. Tempat ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif dibandingkan ruang pamer tradisional.
Sebagai produsen EV terbesar di dunia, BYD telah berulang kali mengumumkan niatnya untuk memasuki arena robot humanoid. Langkah ini mengikuti jejak Tesla yang telah meluncurkan robot Optimus.
Pada Juni lalu, Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, mengatakan perusahaan telah melakukan investasi besar dalam AI dan teknologi terkait seperti robot humanoid.
Ia juga memprediksi China akan menjadi pasar pertama yang melihat komersialisasi penuh robot humanoid.
Produsen EV China lainnya seperti Xpeng, Li Auto, dan Xiaomi juga telah mengumumkan rencana untuk mengembangkan robot humanoid.
Robot-robot tersebut dirancang untuk melakukan berbagai tugas, mulai dari pekerjaan pabrik, logistik, hingga perhotelan dan perawatan lansia.
Menurut analis, langkah ini akan menantang Tesla yang terus mempromosikan proyek Optimus di seluruh dunia.
"Saat BYD meluncurkan model produksi robot humanoid, hal itu akan meningkatkan kekuatan keseluruhan produsen EV China di bidang ini," kata Ding Haifeng, konsultan di firma penasihat keuangan Integrity di Shanghai.
Ding menambahkan bahwa pasar akan mencermati detail lain seperti kapasitas produksi dan harga robot.
