unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Dominasi AGIBOT: Borong 46 Medali, 18 Emas di Ajang Robot Humanoid Dunia
IPTEK

Dominasi AGIBOT: Borong 46 Medali, 18 Emas di Ajang Robot Humanoid Dunia

Dominasi AGIBOT: Borong 46 Medali, 18 Emas di Ajang Robot Humanoid Dunia
Dominasi AGIBOT: Borong 46 Medali, 18 Emas di Ajang Robot Humanoid Dunia
A A Ukuran Teks16px

AGIBOT tampil gemilang pada ajang World Humanoid Robot Games kedua di Beijing, 26 Agustus 2026. Perusahaan itu membawa pulang total 46 medali.

Rinciannya, 18 medali emas, 16 perak, dan 12 perunggu. Hasil ini menempatkan AGIBOT di puncak klasemen perolehan medali emas dan total medali.

>>> Lava Bold N4 Lite Meluncur di India, Layar 6,56 Inci dan Baterai 5.000 mAh

Prestasi ini menegaskan fokus AGIBOT pada pengembangan robot humanoid untuk aplikasi nyata, bukan sekadar demonstrasi. Robot-robotnya berlaga di cabang olahraga, manipulasi cekatan, kontrol gerak, dan tugas praktis.

Empat Robot Andalan

AGIBOT mengirim empat robot dalam ajang ini: OmniHand, G2, A3, dan X2.

Menurut perusahaan, semua robot tersebut sudah diproduksi massal atau digunakan di dunia nyata, bukan dibuat khusus untuk kompetisi.

OmniHand menjadi bintang utama dengan mencapai final di delapan nomor manipulasi cekatan.

Robot ini meraih tujuh medali emas, termasuk dalam menyusun balok, menimbang bubuk, dan memindahkan kacang dengan pinset.

X2 menunjukkan performa kuat di nomor kontrol gerak. Robot ini memenangkan emas pada lari rintangan 100 meter dan meraih medali di nomor 400 meter.

Menariknya, X2 bertanding dengan konfigurasi produksi massal tanpa perubahan hardware khusus untuk kompetisi. Robot ini mengandalkan kerangka AGILE (AgiBot Generative Intelligent Locomotion Engine) yang dikembangkan sendiri oleh AGIBOT.

Sistem AGILE menggabungkan persepsi lingkungan dengan pengambilan keputusan gerakan. Teknologi ini membantu robot menghadapi rintangan tidak beraturan, medan tidak rata, dan lingkungan yang berubah.

>>> 5 HP Lipat Terbaik 2026: Pilihan dari Motorola, Samsung, Xiaomi, dan Huawei

AGILE juga memanfaatkan teknologi simulasi-ke-nyata untuk mentransfer kebijakan gerakan dari simulasi ke robot fisik.

📰 Update Terbaru