Kuwait mengonfirmasi bahwa pertahanan udaranya telah mendeteksi dan menghancurkan drone Iran. Hal ini terjadi di tengah pertimbangan Presiden AS Donald Trump untuk melancarkan serangan baru.
Militer Kuwait mengeluarkan peringatan kepada penduduk pada Sabtu (1/8/2026). Mereka menjelaskan bahwa setiap ledakan yang terdengar merupakan akibat dari sistem pertahanan udara yang menyerang drone Iran.
>>> Enesis Group dan Kemenkes Perkuat Edukasi 3M Plus sejak Dini di ASEAN Dengue Day 2026
Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah laporan Wall Street Journal pada Jumat.
Laporan itu mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya bahwa Trump telah memerintahkan militer untuk melakukan serangan baru terhadap Iran sesegera mungkin akhir pekan ini.
>>> Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur di GIIAS 2026, Harga Rp333,8 Juta
Langkah itu dimaksudkan untuk meyakinkan Teheran agar menyerah.
>>> 100.000 Umat Diprediksi Padati Monas untuk Zikir Doa Kebangsaan
Sebelumnya pada Jumat, Trump meragukan kelanjutan negosiasi dengan Iran dan mengulangi ancaman untuk membalas dengan keras setelah serangan terhadap pangkalan AS di Yordania.

