Indonesia dan Tailan resmi menyepakati sejumlah kerja sama lanjutan di berbagai bidang.
Kesepakatan ini diumumkan setelah Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul melakukan kunjungan resmi ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026).
>>> Wall Street Mendekati Rekor Tertinggi, S&P 500 Naik 1,5%
Kerja sama tersebut mencakup bidang keamanan, pemberantasan kejahatan lintas batas, perdagangan dan investasi, ketahanan pangan dan energi, hubungan antarmasyarakat, serta kerja sama regional di ASEAN.
Pertukaran Dokumen Kerja Sama
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Wakil Menteri Perdana Menteri serta Menteri Luar Negeri Tailan Sihasak Phuangketkeow mempertukarkan peta jalan kerja sama Indonesia–Tailan 2026–2030.
Selain itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Tailan Prasert Jantararuangtong juga mempertukarkan nota kesepahaman kerja sama pendidikan.
>>> Purbaya: Usulan Tambahan Anggaran K/L Rp984 T Tak Semua Dipenuhi
Pernyataan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kedua negara membahas berbagai isu bilateral, regional, dan global secara mendalam.
Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Tailan memiliki tanggung jawab bersama menjaga perdamaian, stabilitas, keamanan, serta menciptakan kemakmuran di kawasan.
>>> Program NGEBUT PLN Jakarta, Pengguna PLN Mobile Tembus 4,8 Juta
Pada sektor politik dan keamanan, kedua negara sepakat mempererat pemberantasan kejahatan transnasional, termasuk penanganan penipuan daring.

