unique visitors counter
⌂ Beranda News Rumor Media Sosial Picu Gelombang Migrasi Besar ke Ceuta
News

Rumor Media Sosial Picu Gelombang Migrasi Besar ke Ceuta

Migran menyeberang dari Maroko ke Ceuta
Rumor Media Sosial Picu Gelombang Migrasi Besar ke Ceuta
A A Ukuran Teks16px

Migran Menolak Tuduhan Penyelundupan

Maroko dan Spanyol menuduh penyelundup manusia memicu krisis ini. Namun, para migran yang kembali membantah tuduhan tersebut.

Seorang migran, Lahcen Kalouch, menegaskan tidak ada yang menyelundupkannya. Omar Danbor juga berkata, "Tidak ada mafia.

Perbatasan terbuka, dan saya menyeberang. Tapi sekarang saya menyesal."

Kurangnya Lapangan Kerja Jadi Faktor Utama

Ekonomi Maroko diproyeksikan tumbuh 4,5 persen tahun ini, tetapi banyak pemuda tidak mendapatkan pekerjaan stabil.

Pengangguran pemuda mencapai 37 persen, dan di kalangan lulusan universitas hampir 20 persen.

Seorang remaja 16 tahun yang ikut menyeberang mengaku hanya ingin menghidupi ibunya. Setelah gagal, ia menangis dan meminta uang untuk pulang.

📰 Update Terbaru