PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencatatkan kinerja positif pada semester I 2026.
Pendapatan perusahaan mencapai Rp4,69 triliun, tumbuh 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
>>> Iran dan Oman Sepakati Rute Baru di Selat Hormuz
Laba bersih Mitratel juga naik 1,5% menjadi Rp1,11 triliun.
Pertumbuhan ini ditopang oleh bisnis penyewaan menara yang menyumbang Rp3,83 triliun, serta bisnis fiber optik yang membukukan pendapatan Rp309 miliar.
Efisiensi Perkuat Profitabilitas
Mitratel berhasil menurunkan beban pendanaan sebesar 15,1% menjadi Rp483,47 miliar. Efisiensi ini memberikan ruang lebih besar untuk meningkatkan profitabilitas dan mendanai ekspansi.
Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis menilai penurunan beban pendanaan sebagai indikator positif. Menurutnya, fundamental Mitratel tetap terjaga dan efisiensi ini mendukung pengembangan sumber pertumbuhan baru.
Arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp4,63 triliun, menunjukkan kemampuan menghasilkan kas yang kuat.
Posisi kas dan setara kas juga meningkat menjadi Rp1,34 triliun hingga akhir Juni 2026.
Transformasi Bisnis Berlanjut
Pendapatan jasa konstruksi tumbuh 17,6% menjadi Rp298,63 miliar, didorong oleh layanan Fiber Optic Solution, Technical Service Assistance, dan lainnya.
>>> BPS: Lonjakan Belanja Pemerintah Dipicu Low Base Effect dan Gaji ASN
Mitratel juga mengantongi kontrak non-penyewaan menara senilai Rp567,27 miliar.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menegaskan transformasi menjadi Next Gen Tower Company sebagai strategi utama. Perusahaan terus memperkuat fundamental bisnis melalui disiplin keuangan dan pengembangan infrastruktur digital.
Secara operasional, Mitratel mengelola 40.563 unit menara hingga akhir Juni 2026, meningkat 2%.
Jumlah kolokasi naik 10,3% menjadi 23.303, mendorong tenancy ratio menjadi 1,57 kali.
Panjang jaringan fiber optik mencapai 59.239 kilometer, tumbuh 8,8% secara tahunan.
Billable fiber meningkat 13,9% menjadi 74.779 kilometer, memperkuat posisi Mitratel dalam mendukung konektivitas nasional.
Ke depan, Mitratel akan melanjutkan optimalisasi portofolio menara dan percepatan pembangunan fiber optik.
>>> Diblokade AS, 50 Tanker Minyak Terparkir di Lepas Pantai Iran
Dengan dukungan Danantara Indonesia dan Telkom Group, perusahaan optimistis mempertahankan pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang.

