unique visitors counter
⌂ Beranda News PLN Andalkan Baterai Raksasa di PLTA untuk Cegah Blackout
News

PLN Andalkan Baterai Raksasa di PLTA untuk Cegah Blackout

Ilustrasi teknologi pumped storage hydropower di PLTA
PLN Andalkan Baterai Raksasa di PLTA untuk Cegah Blackout
A A Ukuran Teks16px

PT PLN (Persero) berencana mengandalkan teknologi pumped storage hydropower (PSH) sebagai 'baterai raksasa' untuk mendukung target pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi atas insiden mati listrik massal (blackout) yang melanda sebagian Jawa pada 2019.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengungkapkan bahwa blackout 2019 memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya waktu respons.

"Pengalaman blackout pada 2019 memberikan pelajaran berharga bahwa kita memiliki window time sekitar 6 menit untuk menstabilkan jaringan," ujarnya dalam Indonesia Hydropower Summit 2026, Rabu (5/8/2026).

Meskipun sempat dikritisi dari sisi keekonomian, pengembangan pumped storage akan tetap dilanjutkan, baik oleh PLN maupun IPP.

Secara operasional, fasilitas PSH menampung energi saat permintaan listrik menurun dengan memompa air ke tempat yang lebih tinggi.

Air kemudian dilepaskan kembali ke waduk bawah untuk menghasilkan pasokan listrik tambahan saat terjadi lonjakan konsumsi atau beban puncak.

📰 Update Terbaru