Iran berencana melarang kapal-kapal Amerika Serikat (AS) dan Israel melintasi Selat Hormuz.
Negara-negara yang dianggap bermusuhan harus membayar kompensasi sebelum diizinkan menggunakan jalur perairan vital tersebut.
Hal ini terungkap dalam laporan media lokal mengenai usulan kesepakatan antara Iran dan Oman untuk mengelola Selat Hormuz.
Kesepakatan Iran-Oman
Kesepakatan ini menjadi kunci harapan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz dan pemulihan arus energi.
Arus energi sempat terhambat sejak AS dan Israel menyerang Iran pada Februari 2026.
Naskah kesepakatan kini sedang ditinjau oleh parlemen Iran, menurut kantor berita semi-resmi Fars.
Fars melaporkan rincian lain, termasuk usulan larangan terhadap kargo yang terkait dengan Israel.
Struktur biaya juga mencakup layanan seperti asuransi dan biaya lingkungan.