Gubernur Federal Reserve Bank St. Louis, Alberto Musalem, menegaskan bahwa bank sentral tidak bisa menoleransi inflasi yang lebih tinggi sambil menunggu potensi pertumbuhan produktivitas yang lebih kuat.
Pernyataan ini disampaikan dalam pidato yang disiapkan untuk sebuah acara di São Paulo, Brasil.
>>> 5 Rekomendasi SUV Sporty di GIIAS 2026, Mana yang Paling Menarik?
Musalem menekankan pentingnya kebijakan moneter memberikan pengendalian yang signifikan terhadap inflasi inti.
"Dalam situasi ini, sangat penting bagi kebijakan moneter untuk memberikan pengendalian yang signifikan terhadap inflasi inti, alih-alih menoleransi inflasi yang agak lebih tinggi saat ini demi mengejar pertumbuhan produktivitas di masa depan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kontribusi paling berharga dari bank sentral terhadap pertumbuhan jangka panjang adalah menyediakan lingkungan harga yang stabil.
>>> Polisi Selidiki Temuan Senpi dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Jaksel
Lingkungan yang stabil memungkinkan perusahaan merencanakan investasi dan inovasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.
Para pejabat The Fed sebelumnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil dalam pertemuan 28-29 Juli.
>>> Tensi Geopolitik Meningkat, Bursa Asia Diprediksi Melemah
Namun, tiga pembuat kebijakan menyatakan keberatan dan lebih memilih menaikkan suku bunga.

