Spotify memperkenalkan Running Mode, fitur yang mengubah cara pengguna mendengarkan musik saat berolahraga. Fitur ini diluncurkan resmi pada 30 Juli 2026.
Running Mode secara otomatis membuat playlist yang menyesuaikan tempo lari, jenis latihan, dan preferensi musik pengguna. Pengguna tidak perlu repot memilih lagu satu per satu.
>>> Fenomena 'Silver ARMY': Penggemar BTS Senior Ubah Wajah Fandom K-Pop
Cara Kerja Running Mode
Pengguna cukup memilih jenis latihan, seperti interval, steady, atau pyramid. Kemudian atur durasi sesi, target BPM, serta genre atau suasana musik.
Spotify akan menghasilkan playlist dinamis yang diawali lagu pemanasan. Intensitas musik meningkat sesuai fase latihan dan melambat saat pendinginan.
Transisi antar lagu dirancang mulus agar tidak mengganggu fokus atau ritme lari. Algoritma mempelajari preferensi musik dari riwayat pendengaran.
Panduan Audio Opsional
Fitur ini dilengkapi audio cues opsional yang bisa diaktifkan. Panduan suara memberikan pengingat jarak atau waktu, motivasi verbal, dan arahan ritme.
>>> Redmi Note 17 Pro Max Muncul di Geekbench, Ungkap Snapdragon 6 Gen 5 dan RAM 8GB
Suara panduan tidak mengganggu musik utama karena disisipkan di jeda natural atau volume diturunkan sementara. Spotify menyebutnya sebagai teman virtual.
Ketersediaan dan Akses
Pada peluncuran awal, Running Mode hanya tersedia untuk pengguna Spotify Premium di perangkat iPhone (iOS). Fitur ini diakses melalui Spotify Fitness Hub.
Negara yang sudah mendukung meliputi Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Pengguna Android masih harus menunggu.
Spotify biasanya memperluas fitur secara bertahap setelah uji coba awal. Untuk memulai, tersedia 25 preset latihan lari yang bisa disesuaikan.
>>> Ketenaran RESCENE dan Harga di Balik Sorotan Media
Selain Running Mode, Spotify juga merilis User Notes. Fitur ini memungkinkan pengguna memberi catatan pribadi pada lagu, menambah personalisasi.
