Hampir seluruh dialog Dear You menggunakan dialek Teochew (Chaoshan), bahasa daerah yang jarang digunakan dalam film arus utama China.
Lan Hongchun sengaja mempertahankan dialek tersebut untuk menjaga keaslian budaya yang diangkat.
Lan sendiri berasal dari wilayah Chaoshan, dan Dear You menjadi film panjang ketiganya yang menggunakan dialek Teochew sekaligus penutup Trilogi Teochew.
Film debutnya, Proud of Me (2018), menjadi film berbahasa Teochew pertama yang tayang secara komersial di bioskop China.
Sementara film keduanya, Back to Love (2022), melanjutkan eksplorasi terhadap budaya dan bahasa yang sama.
>>> Fenomena 'Silver ARMY': Penggemar BTS Senior Ubah Wajah Fandom K-Pop
Terinspirasi kisah nyata perantau
Sebelum menggarap Dear You, Lan menghabiskan waktu bertahun-tahun berkeliling Thailand dan Malaysia untuk mengumpulkan kisah lisan dari komunitas Tionghoa perantauan.
Karakter-karakter dalam film, seperti Musheng, Nanzhi, dan Ye Shurou, bukanlah representasi satu orang tertentu, melainkan gabungan dari berbagai sosok yang ia temui selama penelitiannya.
"Mereka menjunjung tinggi nilai kesatria, memiliki ikatan keluarga yang kuat, berintegritas, dan penuh kebaikan," kata Lan. "Saya rasa itulah karakteristik umum yang dimiliki para leluhur kami."
Ajang debut bintang
Dear You menjadi debut layar lebar bagi Li Sitong dan Wang Yantong.
Film ini sekaligus menjadikan keduanya sebagai pendatang baru yang paling banyak diperbincangkan di industri film China tahun ini.
Li Sitong berperan sebagai Xie Nanzhi semasa muda, sementara Wang Yantong berperan sebagai Den Bhagseng.
Li Sitong mengaku tersentuh dengan karakter Nanzhi yang tetap tegar menghadapi berbagai cobaan hidup.
Demi mempersiapkan peran tersebut, Li Sitong mempelajari berbagai film dokumenter dan rekaman arsip mengenai Asia Tenggara pada pertengahan abad ke-20.
