Penggunaan CPU juga jauh lebih efisien, dengan penghematan hingga 77% untuk screenshot dan 74% untuk ekstraksi HTML.
Meski Chromium tetap 1,7 kali lebih cepat berkat mesin JIT-nya yang matang, Cloudflare menilai efisiensi lebih penting daripada kecepatan absolut dalam skenario AI massal.
Fitur Teknis: Rust, Wasm, dan Isolasi Keamanan
Kitesurf dibangun dengan teknologi modern: bahasa pemrograman Rust yang aman dari memory leak dan crash, WebAssembly (Wasm) untuk eksekusi cepat dan portabel, serta berjalan di Cloudflare Workers tanpa server khusus sehingga skalabilitasnya instan.
Browser ini juga mendukung Chrome DevTools Protocol (CDP) sehingga kompatibel dengan Puppeteer dan Playwright.
Selain itu, Kitesurf memiliki sistem isolasi sandbox untuk melindungi infrastruktur saat AI mengakses situs tak tepercaya, dan telah melewati lebih dari 215.000 Web Platform Tests (WPT) untuk memastikan kompatibilitas web.
>>> LG Luncurkan xboom Blast: Speaker Party 220W dengan Baterai 36 Jam
Menariknya, versi beta Kitesurf dikembangkan hanya dalam 12 minggu, membuktikan kekuatan arsitektur Cloudflare Workers dan Rust.
