unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Pameran Hanbok Terbesar di Korea Padukan Mode Modern dan Kerajinan 120 Tahun

Pameran Hanbok Terbesar di Korea Padukan Mode Modern dan Kerajinan 120 Tahun

Pameran Hanbok Terbesar di Korea Padukan Mode Modern dan Kerajinan 120 Tahun
Ilustrasi: Pameran Hanbok Terbesar di Korea Padukan Mode Modern dan Kerajinan 120 Tahun
A A Ukuran Teks16px

Pameran hanbok terbesar di Korea, Hanbok Sangjeom 2026, resmi digelar di Dongdaemun Design Plaza (DDP) Seoul.

Acara ini mengusung tema "The Market That Crafts Hanbok" dan berlangsung selama empat hari.

>>> Pameran Incheon Telusuri 6.000 Tahun Sejarah Yunani Berbasis Kekuatan Maritim

Pameran ini menampilkan 149 vendor serta paviliun imersif yang merekonstruksi bengkel bersejarah Pasar Gwangjang. Pengunjung dapat melihat proses pembuatan hanbok dari bahan mentah hingga karya jadi.

Menelusuri Jejak Kerajinan 120 Tahun

Paviliun khusus didedikasikan untuk distrik sutra bersejarah Pasar Gwangjang. Pengunjung dapat mengikuti perjalanan pembuatan hanbok, mulai dari pemilihan sutra mentah, sulaman tangan, hingga aplikasi daun emas.

Enam pedagang bersejarah dari pasar tersebut juga membuka stan pop-up. Ini memberikan kesempatan langka untuk melihat warisan hidup budaya tekstil Korea.

Peluang Bisnis dan Inovasi Modern

Untuk pertama kalinya, pameran ini memperkenalkan program business-to-business (B2B). Pembeli domestik dan internasional, distributor, serta peritel diundang untuk melakukan sesi negosiasi satu lawan satu.

Program ini dirancang untuk membantu desainer hanbok independen memperluas skala usaha dan menembus pasar global. Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young menyebut hanbok sebagai harta karun warisan dan penggerak K-culture.

>>> Sebelum 'The Odyssey', Hong Eun-young Membantu Generasi Korea Menikmati Mitologi

Selain diskon hingga 80 persen untuk hanbok tradisional dan modern, pameran juga menampilkan Hanbok Workwear.

Ini adalah seragam fungsional untuk sektor korporat, perhotelan, dan layanan publik yang memadukan estetika tradisional.

Lokakarya interaktif memungkinkan pengunjung mencoba menjahit sendiri. Peragaan busana juga menampilkan siluet kuno yang ditafsirkan ulang untuk lemari pakaian modern.

Untuk menjaga kepercayaan konsumen, panitia membentuk tim inspektur kualitas. Mereka memverifikasi keaslian kain dan asal produksi di seluruh 133 vendor ritel.

>>> Istana Deoksu di Seoul Terapkan Sensor Canggih untuk Deteksi Penyusup

Pameran berlangsung hingga 16 Agustus. Pengunjung yang mengenakan hanbok dapat masuk secara gratis.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot