Upaya diplomatik yang dipimpin AS untuk menghentikan perang telah meredup karena Washington frustrasi dengan kurangnya kemajuan dan perhatiannya beralih ke perang Iran.
Institute for the Study of War, lembaga think tank di Washington, dalam analisisnya Senin mengatakan Kremlin tidak akan masuk ke negosiasi serius atau membuat kompromi berarti selama Putin percaya dirinya memiliki jalur militer yang layak untuk mencapai tujuan penuhnya.
"Kekurangan Patriot Ukraina memberi Rusia peluang untuk menyebabkan kerusakan sangat serius pada Ukraina selama musim dingin mendatang dan akan berkontribusi menunda negosiasi yang berarti serta memperpanjang perang," kata lembaga itu.
>>> Telkom Solution Pamerkan Connectivity+ di DTI-CX 2026, Dorong Pemerataan Akses Digital
Pasukan Rusia juga menyerang sebagian ibu kota Ukraina, Kyiv, pada malam hari, menurut pejabat.
Satu serangan menghantam area rumah sakit anak-anak, meninggalkan dua kawah dan memecahkan jendela, kata Dinas Darurat Negara.
Anak-anak dan petugas medis berada di tempat perlindungan bom dan tidak ada yang terluka, tambahnya.
Di lokasi lain di Kyiv, serangan Rusia memicu kebakaran di gudang yang menyebar ke sekitar 1.200 meter persegi, menurut pejabat darurat.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya pada malam hari menyerang "fasilitas industri militer dan pusat transportasi serta logistik" di Kyiv dan Zaporizhzhia dengan "senjata presisi berbasis darat."
Mereka mengaku menghantam fasilitas penyimpanan sipil yang menampung drone di Kyiv dan pabrik metalurgi di Zaporizhzhia.
Rusia menargetkan kedua kota dengan rudal anti-kapal Zircon dan rudal balistik Iskander, sambil meluncurkan 120 drone serang jarak jauh di seluruh negeri, kata angkatan udara Ukraina.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pertahanan udaranya pada malam hari mencegat hampir 400 drone Ukraina di 14 wilayah dan Krimea, semenanjung yang dianeksasi secara ilegal dari Ukraina pada 2014.
